PENGALAMAN SAAT MENGIKUTI DIPLOMATIC COURSE SEBAGAI DIPLOMAT ALBANIA YANG DISELENGARAKAN UNITED NATION ON GENERAL ASSEMBLY DENGAN TOPIK THE MANAGEMENT OF SYRIAN REFUGEE CRISIS
''Kebahagiaan akan berakhir dan bisa menjadi pederitaan, penderitaan juga akan berakhir menjadi kebahagiaan. Mari kita menikmati apa yang kita jalanani sekarang".
Sebagai Alummi HI UMY, banyak praktek-praktek kuliah HI yang masih tersimpan di document pribadi saya dan sayang sekali hanya disimpan untuk saya sendiri karena dunia kerja sekarang yang saya jalani berbeda dengan praktek –praktek HI dulu,namun bukan berarti Ilmu yang didapat saat mempelajari HI tidak berguna. Ilmu Hi itu sangat luas tentu sangat membantu saya, seperti praktek diplomasi digunakan untuk berkomunikasi dengan karyawan kantor-kantor swasta hingga LSM Lokal. Mungkin baiknnya saya sharing dengan ilmu-lmu HI yang pernah saya dapati dulu.Semoga Bermanfaat.
Sebagai mahasiswa mungkin materi yang saya buat masih kurang tidak seperti kemampuan Diplomat sebenarnya, berharap pembaca dapat memahaminya.Salah satu praktek yang pernah saya ikuti United Nation on General Assembly dan berperan sebagai diplomat Albania.Praktek ini saya lakukan tahun 2017 lalu dan tentu saja isu-isu refugee sangat berbeda dengan tahun 2024 ini.
Saat praktek memang sangat gugup dan
Alhamdulillah bisa dapat diselesaikan dengan baik, saya sangat senang punya
Dosen-Dosen dan teman-teman HI yang mau sharing ilmu HI yang
mereka miliki.Cita-cita kami sama yaitu bisa MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DUNIA. Dampak
utama yang dirasakan refugee adalah kelaparan. Perempuan,anak- anak dan orang
tua yang paling menderita.
Buat kamu pembaca,mungkin kita saat ini belum bisa menciptakan
perdamaian dunia, mari kita mulai dari mencintai dan menghargai diri sendiri
seperti tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri kita sendiri
(Menipu Orang yang lemah atau makan secukupnya agar
tidak Mubazir). Membuang sampah di tempatnya juga membuat kamu bermanfaat untuk
lingkungan sekitarmu.Ayok kita Saling bergotong royong agar Negara kita bisa damai dan ada tidak
ada lagi kelaparan hingga Refugee.
Salam Rahayu

Komentar