Langsung ke konten utama

7 Instrumen Diplomasi

7 Instrumen Diplomasi


   Sebagai alumni Hubungan Internasional meskipun pekerjaan saya saat ini tidak sepenuhnya berada di bidang yang sama saya merasa ilmu ini tetap sangat bermanfaat, terutama dalam hal komunikasi dan interaksi, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, melalui tulisan ini saya ingin berbagi mengenai tujuh instrumen yang digunakan dalam praktik diplomasi.


1.    Soft Diplomacy/Soft Power

     Pendekatan halus untuk mempengaruhi pihak lain melalui budaya,nilai,dan interaksi social.

·    Cultural Diplomacy - pertukaran budaya,seni,music,tarian,bahasa.

·      Gastonomy Diplomacy (Culinary Diplomacy) - mengundang makan,jamuan,menunjukan identitas Negara lewat makanan.

·       Education Diplomacy   -  Beasiswa,pertukaran pelajar.

·      Sport Diplomacy  -  Pertandingan olahraga bersama.

 ·     People-to-People Diplomacy  -  Interaksi masyarakat lintas Negara

·   Makanan dan minuman diatur sebagi jamuan resmi,bukan sebagai suap. 

     2.   Public Diplomacy
Pendekatan ke publik Negara lain,bukan hanya pejabatnya.
Termasuk:

·         Kampanye Budaya

·         Forum Internasional

·         Media,Film,Sosialisasi nilai Negara

      3. Economic Diplomacy (Dplomasi Ekonomi)

Forum pada kerjasama bisnis dan ekonomi antar Negara.
Insrumennya :

·  Perdagangan

·  Investasi

·  Bantuan ekonomi

·  Kerja sama proyek

Catatatan: Memberi uang secara langsung kepada pejabat Negara lain masuk kategori bribery          (Penyuapan) dan dilarang dalam diplomasi resmi.        

     4.Track I Diplomacy
           Diplomasi formal antar pemerintah:

            ·         Pertemuan Kenegaraan

            ·         Konferensi Internsional

            ·         Negosiasi Bilateral & Multilateral

      5.Track II Diplomacy
       Diplomasi tidak langsung,melalui:

             ·         Akademisi

             ·         Organisasi masyarakat

             ·         Think Tank

             ·         Komunitas bisnis

              Biasnya lebih fleksibel dan informal.

      6.Hospitality Diplomacy  (Diplomasi Kereamhtamahan)
    Ini yang paling mirip dengan “makan,minum” resmi dan tidak menyuap.
    Contoh:

         
·         Jamuan makan kenegaran

               ·         Undangan makan informal

               ·         Teh sore dengan diplomat lain

               ·         Kunjuan budaya

               ·         Memberikan souvenir kecil seperti (Buku,kerajinan,bukan uang)
                Intinya adalah menciptkan susasana nyaman dan membangun kepercayaan.

       7.Aid Diplomacy (DIplomasi Bantuan)

             Negara memberi bentuk bantuan:

              ·         Bantuan kemanusiaan

              ·         Bantuan militer

              ·         Bantuan pembangunan

              ·         Bantuan medis 

Tujuan diplomasi adalah memperkuat hubungan sehingga mampu membangun citra baik bagi masing-masing negara. Karena itu, diplomasi merupakan hubungan resmi, legal, dan transparan antarnegera. Sejak Indonesia merdeka, diplomat Indonesia telah menggunakan berbagai instrumen diplomasi dengan baik hingga saat ini, dan masyarakat pun dapat merasakan hasil dari kerja sama para diplomat tersebut.

Selain itu, penulis juga tertarik dengan praktik diplomasi yang berkaitan dengan operasi intelijen, meskipun beberapa buku menyatakan bahwa intelijen bukan bagian dari diplomasi. Pada tulisan selanjutnya, penulis akan membahas isu ini lebih lanjut.

Referensi: 

·       G,R. Berridge – Diplomacy:Theory and Practice
Buku paling terkenal untuk memahami konsep diplomasi modern:track diplomacy,soft power,jamuan,protocol.Edisi 1 tahun1995 dan edisi revisi terbaru tahun 2015,edisi ke-5.

·       Harold Nicolson –Diplomacy
Klasik,membahas evolusi diplomasi dari masa kerajaan hinga diplomasi professional.Edisi 1 tahun 1939,dicetak ulang 1950-an.

·    Henry Kissinger – Diplomacy
Sangat popular,walau lebih politis.Fokus pada strategi Negara besar.Edisi 1 tahun 1994

·      Joseph Nye – Soft power:The means to Succes in World Politics.
Menjelaskan soft diplomacy,cultural diplomacy,makanan sebagai alat diplomasi dan public diplomacy.Buku ini juga memperpopulerkan istilah ‘’soft power”. Edisi pertama 2004.

·       Paul Sharp –Diplomatic Theory of International Relations
Menguatkan konsep track diplomacy dan hubungan antar Negara.Edisi 1 tahun 2009 dan bisa menjadi buku teori diplomasi modern untuk studi HI.

·       Raymond Cohen –Negotiating Across Culture
Bisa digunakan sebagai sumber diplomasi lintas budaya.Edisi pertama tahun 1991,edisi revisi/2nd edisi tahun 1997.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“THE FOREST THAT REMEMBERED”

A story born from silence,about power that marries itself into stronger power,governments that trade family ties for influence,and the forests and creatures that pay the price.This is my reflection on how human ambition can drown elephants, displace tigers, and reshape entire landscapes.Because when power becomes a family business,nature becomes collateral damage.    Chapter 1: Origins of Power This chapter introduces the roots of strategic political marriages through the lens of International Relations theory. Using Realism, humans are portrayed like Panthera tigris (tiger), competing for dominance and survival. Chapter 2: Ego and Conflict Inspired by the user’s idea of human egoism, this chapter uses Liberalism to explore how cooperation often fails. Just like Elephas maximus (Asian elephant) fights for territory, humans struggle for influence. Chapter 3: Nature as Diplomacy Using scientific names such as Elaeis guineensis (oil palm) and Pongo abelii (Sumatran oran...

Biografi

Biografi Umar bin Khattab RA Umar Ibn Al Khathtab yang memiliki nama lengkap Umar bin Khathtab  adalah khalifah ke dua yang diangkat setelah kematian khalifah pertama Abu Bakar Ash Shiddiq RA. Umar berasal dari Kabilah bani ‘Adi ,salah satu suku cabang bani Quraisy dan merupakan salah satu kabillah yang cukup terpandang dan disegani. Ayahnya, al-Khattab bin Nufail bin Abdul-Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Razah bin Adi bin Ka'b. Adi ini saudara Murrah, kakek Nabi yang kedelapan. Ibunya, Hantamah binti Hasyim bin al Mugirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum.Umar lahir di Mekkah kira-kira pada tahun 577 Masehi dan wafat pada bulan Muharam tahun 24 Hijriah (644 Masehi)  akibat dari tikaman Abu Lu’lu’ah ketika beliau sedang menunaikan shalat subuh. Umar mulai memangku jabatan kepala negara dan kepala pemerintahan pada usia sekitar 57 tahun dan memerintah selama 10 tahun yaitu dari tahun 634 sampai dengan 644 Masehi atau dari tahun 13 sampai dengan 25 Hijriah.Um...