AYOK KITA BELAJAR SEJARAH KEPULAUAN RAJA AMPAT
Saat ini kepulauan Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata terbaik yang ada di Indonesia,dan kali ini saya akan sedikit mendeskripsikan tentang kepulauan yang cantik ini.
Raja Ampat adalah pulau
yang terletak diujung paling barat pulau Papua,50 mil sebelah barat laut kota
Sorong.Untuk menuju ke Raja Ampat kita harus menaiki kapal dari pelabuhan Feri
di kota sorong.Rata-rata butuh waktu 2-3 jam untuk sampai,namun jika
menggunakan speed both hanya butuh waktu 1 jam saja.
Nama Raja Ampat atau yang dalam bahasa Indonesianya berarti empat raja berasal dari mitos rakyat setempat yang menceritakan tentang seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.
Wisata menyelam adalah
wisata utama di Raja Ampat,namun sebenarnya masih banyak keunikan dari
kepulauan ini yang menjadi daya tarik tersendiri dari kepulauan ni,mulai dari
keindahan dan sumber daya alamnya,budaya dan sejarahnya yang begitu
mengagumkan.
Menurut The Nature Conservancy dan Conservation International, ada sekitar 75% spesisies karang dunia berada di raja ampat.Raja Ampat adalah rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan, serta 700 jenis moluska,disini juga ada 27 spesies ikan yang hanya dapat ditemui didaerah ini. Kekayaan biota ini telah menjadikan Raja Ampat sebagai perpustakaan hidup dari koleksi terumbu karang dan biota laut paling beragam di dunia.
Penduduk di Raja Ampat mayoritas adalah Nelayan Tradisional yang menempati pulau-pulau kecil di Raja Ampat,mereka sangat ramah pada wisatawan dan biasanya para wisatawan memberi buah pinang atau permen sebagai bentuk sopan santun dan memunculkan keakraban bagi wisatawan dan penduduk local.Disalah satu pulau di Raja Ampat tepatnya di bagian timur pulau Waigeo (depan desa Urbinasopen dan Yesner) ada fenomena alam yang biasa disebut oleh masyarakat setempat dengan sebutan “hantu Laut” yaitu sebuah sinar yang berasal dari laut mengitari permukaannya (sunset) yang berlangsung sekitar 10-18 menit setiap akhir tahun.
Di
bagian Barat dan Utara Waigeo, Anda dapat melihat pertunjukan suling bambu
tradisional yang disebut suling tambur yang biasa digelar setiap
festival keagamaan,hari kemerdekaan RI atau setiap kedatangan pejabat atau tamu
penting.Namun jika anda tertarik dengan antropologi anda dapat berkunjung ke
Tomolol,disini ada lukisan telapak tangan manusia dan hewan yang
sangat besar. Dilukis oleh penghuni gua dari masa prasejarah. Sedangkan di
sebelah utara Waigeo, Anda juga dapat belajar sejarah dengan mengunjungi gua
dari masa Perang Dunia II, tempat pasukan Belanda dan Jepang membangun bungker
mereka.Dan perlu anda tahu bahwa Raja Ampat juga adalah pintu masuk agama Islam
ditanah Papua yang bermula dari dinikahkannya seorang putri Raja dari salah
satu kerajaan di ternate dengan kepala suku di kepulauan ini.
Di Waigeo Selatan menjadi tujuan
favorit penggemar diving karena memiliki banyak pulau karang
(karst), gua tengkorak, dan tempat bersejarah Raja Ampat di Kali Raja. Anda
juga dapat melihat berbagai jenis burung di Desa Yenwaupnor dan Sawinggrai, tari Salay di Saonek, dan kerajinan anyaman di
Arborek. Di Arborek, sekali lagi Anda dapat menyelam dan menyaksikan sekelompok
ikan pari berenang. Di Sawandarek,
ada pantai berpasir putih dengan bebek laut dan karang yang indah. Selain itu,
ada sebuah desa tradisional di mana Anda dapat berjalan-jalan dan menikmati
suasana unik.
Dan
objek utama yang patut anda kunjungi adalah Pulau karang (karst) di Kepulauan
Wayag sebuah surga yang tak dapat digambarkan dengan kata-kata.Banyak hal yang
belum saya ceritakan disini,mungkin akan lebih seru jika anda sendiri yang
datang dan mengalaminya.Ayo kunjungi Raja Ampat dan nikmati petualangannya.
Komentar
jadi penulis aja yu :-)
blogku mati :D
aamiinnn
buat blog baru :D