Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Feminist Theory: Studi Kasus Kota Sorong dan Implementasi SDGs
Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Feminist Theory: Studi Kasus Kota Sorong dan Implementasi SDGs Rahayu Devita Sorong,Papua Barat Daya, Indonesia Journal Abstrak Tulisan ini menganalisis isu hak kesehatan reproduksi perempuan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dalam kerangka Feminist Theory pada studi Hubungan Internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kasus, dengan data sekunder dari laporan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komnas Perempuan, dokumen PBB, dan sumber literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengadopsi instrumen internasional seperti Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) dan Sustainable Development Goals (SDGs), implementasi hak kesehatan reproduksi di wilayah konflik seperti Papua Barat masih terkendala faktor struktural (akses layanan), kultural (stigma), dan ekonomi (kemiskinan)....