Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Feminist Theory: Studi Kasus Kota Sorong dan Implementasi SDGs

Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Feminist Theory: Studi Kasus Kota Sorong dan Implementasi SDGs  Rahayu Devita Sorong,Papua Barat Daya, Indonesia Journal  Abstrak  Tulisan ini menganalisis isu hak kesehatan reproduksi perempuan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dalam kerangka Feminist Theory pada studi Hubungan Internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kasus, dengan data sekunder dari laporan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komnas Perempuan, dokumen PBB, dan sumber literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengadopsi instrumen internasional seperti Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) dan Sustainable Development Goals (SDGs), implementasi hak kesehatan reproduksi di wilayah konflik seperti Papua Barat masih terkendala faktor struktural (akses layanan), kultural (stigma), dan ekonomi (kemiskinan)....

PAPER PERBANDINGAN INDUSTRI KREATIF ANTARA KOREA SELATAN DENGAN SINGAPURA

Tugas Akhir Mata Kuliah Ekonomi Politik di Asia Timur Note: Late Post Paper Mahasiswa UMY 2015   Korea Selatan dan Singapura adalah dua negara dengan wilayah yang tidak terlalu besar dibandingkan dengan negara-negara lainnya di kawasan Asia Timur. Keduanya sama-sama memiliki keterbatasan dalam hal sumber daya alam. Namun demikian, keduanya memiliki cita-cita yang besar untuk menjadi negara maju di kawasan Asia Timur dan di dunia internasional. Selama ini Korea Selatan dan Singapura membangun perekonomian negaranya tidak bertumpu pada kekayaan sumber daya alam dalam negeri yang dimilikinya. Keterbatasan sumber daya alam dalam negeri jelas membuat keduanya cenderung lebih berkonsentrasi dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul. Maka, kedua negara justru membangun perekonomiannya dengan bertumpu pada sektor ekonomi kreatif yang dikembangkan dan dikemas sedemikian rupa dalam bentuk produk budaya, ilmu pengetahuan, hiburan, pariwisata, maupun jasa yang memberi kontribusi besa...