Dari Imperium ke Pengaruh Global: Membaca Ulang Commonwealth dalam Politik Dunia 1. Dari Penjajahan ke Jaringan Pengaruh Inggris pernah menjadi kekaisaran terbesar dalam sejarah dengan julukan “The Empire on Which the Sun Never Sets.” Wilayahnya membentang dari Asia, Afrika, Karibia, hingga Pasifik. Namun setelah Perang Dunia I dan terutama Perang Dunia II, kekuatan imperial itu melemah. Tekanan ekonomi, kebangkitan nasionalisme, serta perubahan tatanan dunia memaksa Inggris melepaskan banyak koloninya. Tetapi pelepasan itu tidak berarti hilangnya pengaruh.Dari sinilah lahir sebuah bentuk baru relasi global: Commonwealth . Commonwealth of Nations bukan sekadar organisasi sukarela 56 negara. Ia adalah transformasi dari kekaisaran menjadi jaringan pengaruh. 2. Commonwealth: Bukan Pemerintah, Tetapi Jaringan Commonwealth tidak memiliki pemerintah pusat. Tidak ada kewajiban pajak kepada Inggris. Tidak ada kewajiban militer. Semua negara anggota berdaulat penuh. Nam...