Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Saat Kelas Menengah Tak Lagi Peduli Demokrasi

  Opini: Mengapa Kelas Menengah Sering Apatis terhadap Demokrasi? Dalam sebuah negara demokrasi, partisipasi warga negara sangatlah krusial. Warga yang demokratis akan aktif mengkritisi kebijakan publik dan menjalankan hak serta kewajibannya. Kelompok yang dianggap paling berpengaruh dalam hal ini adalah masyarakat kelas menengah . Mereka memiliki keunggulan berupa kemandirian ekonomi, pendidikan yang baik, dan akses informasi yang luas, yang memungkinkan mereka untuk mengawasi pemerintah. Di Indonesia, pertumbuhan kelas menengah sangat pesat. Pada 2011, data dari Bank Dunia menunjukkan jumlahnya mencapai 134 juta jiwa. Namun, meskipun memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam politik, sebagian besar dari mereka justru cenderung apatis dan enggan berpartisipasi secara langsung. Apatisme dan Hambatan dalam Berdemokrasi Apatisme adalah sikap acuh tak acuh dan ketidakpedulian terhadap rangsangan emosional, sosial, atau fisik. Sikap ini menjadi hambatan serius dalam pelaksana...